SENDIRI MENIKMATI ALAM TIADA YANG MENEMANI

harus bagaimana

tak tahu ke mana

karena kau meniada

aku sendiri ada

terpuruk

memendam dendam

menari jemari

sendiri

lara tiada tara

marah

kecewa

sendawa

tertawa

remuk

redup

reinkarnasi

Satu Tanggapan to “SENDIRI MENIKMATI ALAM TIADA YANG MENEMANI”

  1. pak puisinya bagus mirip ma apa yg aku alami
    tapi yg aku tau bpk sekarang kan udah gak kesepian lagi
    buruan nikah deh pak
    dari pada kesepian
    tapi klo bpk nikah2 cepet2 banyak mahasiswinya yang kecewa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: