Pendekatan Lokakarya Penulis (The Writers Workshop Approach)

 

Asumsi

·         Pengalaman kemanusiaan siswa dalam kehidupan nyata sehari-hari memiliki peranan penting dalam proses penulisan teks sastra berupa cerpen.

·         Dalam proses penulisan teks sastra siswa memiliki keleluasaan untuk menulis tentang apa dan bagaimana cara mereka menuliskannya.

·         Peran guru lebih banyak sebagai pembimbing, pengarah, dan fasilitator.

·         Komunitas kelas menjadi masyarakat belajar atau learning community. Siswa berkesempatan melakukan sharing dan publikasi terhadap produk tulisan mereka.

·         Efektif jika dilakukan dalam satuan waktu secara terus-menerus, misalnya 3-5 hari/jam pertemuan.

 

Prosedur Pembelajaran

Langkah Pertama

Pelajaran singkat atau minilessons.

No.

Kegiatan Guru

Kegiatan Siswa

Waktu

Media

1.

Memberikan penjelasan tentang prosedur lokakarya yang berisi kegiatan

(i) penulisan draf kasar berupa langkah-langkah awal dalam mengarang cerpen,

(ii) Guru mengarahkan siswa berpartisipasi dalam kelompok (siswa bertukar pendapat dengan temannya satu satu kelompok mengenai langkah-langkah awal mengarang cerpen),

(iii) konferensi, yaitu dalam kegiatan ini guru sudah mengarahkan siswa masuk ke wilayah pembuatan cerpen, dengan berdiskusi mengenai proses penulisan cerpen baik prosedur maupun kendala-kendala yang akan dihadapi, serta hasil sementara yang ditulis, (iv) all abaut author pages, pada proses ini guru harus memposisikan semua siswa sebagai pengarang/penulis yang mempunyai kemampuan sama sebagai penulis cerpen.

(i) siswa sebelumnya sudah menyiapkan buram/ bundelan kertas kerja, (ii) penulisan refleksi, yaitu siswa menggali segenap kemampuannya untuk dituangkan pada saat kegiatan menulis cerpen, (iii) pemilihan tulisan untuk portofolio, siswa melakukan tahapan demi tahapan dalam proses kreatif penulisan cerpen

5’

Buku Mengarang Kreatif

2.

Briefing tentang konsep kesusastraan (teks naratif), yakni guru memberikan gambaran tentang konsep kesusastraan dalam cerpen (masuk wilayah indikator) yakni mengekspresikan gagasan dalam bentuk cerpen dengan mengembangkan (i) penokohan, (ii) alur, (iii) latar, (iv) sudut pandang.

Siswa mencoba mengkaitkan konsep kesusastraan yang telah diberikan guru dengan membuat langkah-langkah menulis cerpen antara lain (i) menentukan tema, yaitu pokok persoalan cerita, (ii) menentukan perwatakan, yaitu tabiat tokoh yang diciptakan, (iii) menentukan latar, yaitu kapan/dimana kejadian berlangsung, dan (iv) bagaimanakah posisi pengarang dalam cerita.

 

5’

Contoh cerpen: Penembak Gelap Karya

Liam Oherty

3.

Briefing, guru memberikan pengarahan tentang strategi penulisan dan ketrampilan proses, yakni (i) pengklusteran berupa siswa disuruh membuat pengelompokkan gagasan, pengurutan ide untuk menulis cerpen, (ii) proofreading, guru mengarahkan siswa menulis cerpen dengan mengetahui penulisan cerpen yang baik dan benar untuk menghindari kesalahan-kesalahan dalam penulisan cerpen, (iii) setelah melakukan kegiatan (ii), guru mengarahkan siswa memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada dalam penulisan cerpen, (iv) guru mengarahkan siswa untuk melakukan pemilihan judul yang sesuai dengan cerpen yang akan ditulisnya, (v) draf isi/cakupan isi, guru mengarahkan siswa untuk menyatakan perwatakan/isi dalam cerpen yang akan ditulis.

Mengaitkannya dengan (i) pengelompokan gagasan, (ii) pembenahan aspek ejaan, tanda baca, tata tulis, (iii) pembenahan aspek isi, sekuensi, dan (iv) cakupan masalah/persoalan dari teks sastra yang ditulis atau memberikan jawaban atas pertanyaan ini tulisan tentang apa?.

5’

Buku Menulis Kreatif, EYD

 

Langkah Kedua

Menulis mandiri atau independent writing

No.

Kegiatan Guru

Kegiatan Siswa

Waktu

Media

1.

 

 

 

2.

 

 

3.

 

 

 

 

 

4.

Guru berusaha menciptakan atmosfer atau suasana yang mendukung kegiatan penulisan cerpen.

Guru berusaha mendesain kelas dalam kelompok-kelompok kecil.

Guru mengarahkan siswa melakukan konferensi informal  misalnya, diskusi dan tanya jawab antarkelompok (sudah ke proses penulisan cerpen).

Guru melibatkan diri dalam kegiatan menulis cerpen yang dilakukan siswa.

 

(1) Siswa mengeksplorasi pengetahuan, pengalaman sehari-hari, (2) memilih dan menentukan butir yang relevan yang digunakan dalam penulisan cerpen, (3) menyusun draf (kerangka karangan yang telah dibuat sebelumnya), (4) siswa menulis cerpen dengan rancangan yang telah ditetepkan.

45’

Contoh Cerpen:

Penembak Gelap karya Liam Oherty

 

Langkah Ketiga

Sharing atau tukar pendapat atau tukar karya dan publikasi

No.

Kegiatan Guru

Kegiatan Siswa

Waktu

Media

1.

 

 

 

 

 

 

 

2.

Guru berusaha menciptakan atmosfer kelas menulis dan berbicara (guru mendudukan siswa sebagai penulis yang telah menghasilkan karya sastra berupa cerpen.

Guru mendesain kelas dalam tampilan interaksi klasikal, kelompok kecil atau individual untuk berdiskusi tentang kegiatan menulis cerprn yang telah dilakukan

(1) Siswa menyampaikan hasil karya/ produknya yakni cerpen yang telah ditulisnya, (2) siswa melakukan refleksi atas karya sendiri/penulis lain (kelompok lain), (3) siswa memublikasikan cerpennya sebagai produk karya sastra (dipajang atau dibundel dalam portofolio).

45’

Hasil karangan cerpen, Buku Menulis Kreatif, Apresiasi Sastra

 

Assesment

Penilaian Proses: Guru mengamati siswa ketika proses pembelajaran berlangsung

Nama Siswa

Kesediaan mengerjakan tugas

Keaktifan dalam mengajukan pertanyaan atau tanggapan

Kemauan bekerja sama

Pramudya Agus A.

 

 

 

Thayomi Dian R.

 

 

 

Ayu Amanda

 

 

 

 

Tes Kinerja: Guru menilai keaktifan siswa dalam proses pembelajaran

No

Kinerja Penilaian Skor

Skor

Bobot

Nilai

(skorxbobot)

1

Kesediaan mengerjakan tugas (Apakah dalam pembelajaran siswa aktif mengerjakan tugas?)

a]        aktif

b]       cukup aktif

c]        kurang aktif

 

 

10

7

4

 

 

4

 

 

40

28

16

2

Keaktifan dalam mengajukan pertanyaan/tanggapan (Apakah dalam proses pembelajaran siswa aktif mengajukan pertanyaan/tanggapan?)

a]        aktif

b]       cukup aktif

c]        kurang aktif

 

 

 

10

7

4

 

 

 

3

 

 

 

30

28

12

3

Kemauan bekerja sama (Apakah dalam proses pembelajaran siswa aktif bekerja sama?)

a]        aktif

b]       cukup aktif

c]        kurang aktif

 

 

10

7

4

 

 

3

 

 

30

21

12

 

Tabel Penilaian

Aspek yang dinilai

Nilai

Baik

Cukup

Kurang

Kesediaan mengerjakan tugas

40

28

16

Keaktifan dalam mengajukan pertanyaan/tanggapan?

30

28

12

Kemauan bekerja sama

30

21

12

Total

100

70

40

 

Evaluasi

Tes tertulis: Kemampuan siswa dalam menulis cerpen (dilakukan guru dan siswa)

No

Kriteria

Skor

Bobot

Nilai

(skorxbobot)

1

Tokoh  (Apakah cerpen tersebut memiliki tokoh-tokoh yang bagus dengan beragam watak/karakter sehingga pengembangan sebuah cerpen menjadi optimal?)

a]        bagus

b]       cukup

c]        kurang

 

 

 

10

7

4

2

20/14/8

2

 Latar (Apakah cerpen tersebut memiliki latar yang digambarkan secara jelas sehingga pembaca seolah merasakan latar yang disajikan?)

a]        sangat jelas

b]       jelas

c]        kurang jelas

 

 

 

10

7

4

2

20/14/8

3

Alur (Apakah cerpen tersebut memiliki alur yang jelas [maju, mundur, campuran] sehingga memudahkan penangkapan sebuah cerita?)

a]       sangat jelas

b]       jelas

c]       kurang jelas

 

 

10

7

4

2

20/14/8

4

Sudut Pandang (Apakah cerpen tersebut memiliki sudut pandang yang jelas sehingga pembaca mudah memahami?)

a]      baik

b]      cukup

c]      kurang

 

 

 

10

7

4

2

20/14/8

5

Kreativitas isi (Apakah cerpen yang dibuat sudah bagus dengan memiliki ide yang benar-benar orisinal, kreatif, dan berisi?)

a]       kreatif

b]       modifikasi

c]       plagiat

 

 

 

10

7

4

1

10/7/4

6

EYD (Apakah cerpen yang dibuat sesuai dengan EYD?)

a]      tepat-salah < 4

b]      salah 4-7

c]      salah 7 ke atas

 

 

10

7

4

1

10/7/4

 

Tabel Penilaian

Aspek yang dinilai

Nilai

Baik

Cukup

Kurang

Tokoh

20

14

8

Latar

20

14

8

Alur

20

14

8

Sudut pandang

20

14

8

Kreativitas isi

10

7

4

EYD

10

7

4

Total

100

70

40

 

 

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: