Pengembangan Media Interaktif Berbasis Kompetensi untuk Pembelajaran Membacakan Puisi

(ABSTRAK) Pembelajaran membaca puisi merupakan salah satu tuntutan kurikulum 2006 berbasis kompetensi. Kurikulum ini menuntut ketuntasan belajar dengan kriteria ideal. Siswa dinyatakan lulus apabila mencapai kompetensi dasar (1) 90% atau lebih, dan (2) 75% – 89%. Kategori pertama diberi program percepatan, kategori kedua diberi program pengayaan dan tidak diuji lagi. Siswa di bawah 75% diberi program remedial kemudian diuji. Bila tidak lulus, diberi remedial lagi, lalu diuji lagi. Setelah dua kali mengikuti remedial ternyata tidak lulus, berarti dia tidak punya potensi atau bakat dalam mata pelajaran tersebut, tetapi setidak-tidaknya siswa telah mencapai 60% penguasaan kompetensi dasar. Untuk mencapai tuntutan di atas diperlukan sumber daya pendukung. Salah satunya adalah media pembelajaran yang dapat digunakan guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa CD-Multimedia Interaktif Membaca Puisi.

Pengembangan media interaktif ini ditempuh melalui tiga tahap prosedur pengembangan, yaitu (1) tahap prapengembangan, (2) tahap pengembangan, dan (3) tahap pasca pengembangan. Sumber data kegiatan pengembangan ini adalah 5 orang guru dan siswa sebanyak 50 orang. Validasi kegiatan pengembangan ini melibatkan 3 orang ahli sebagai validasi materi dan 2 orang ahli praktisi sebagai validasi media. Jenis produk yang dihasilkan adalah e-Learning offline dengan model Browser Based Training berupa autorun CD-Multimedia Interaktif dalam format presentasi. Kegiatan pengembangan ini akan menghasilkan produk berupa media interaktif pembelajaran membacakan puisi, meliputi (1) CD-Multimedia Interaktif, dan (2) suplemen produk berupa profil media, prosedur pemanfaatan media, pemeliharaan, dan rangkuman materi.

Respon terhadap pengembangan CD-Multimedia Interaktif membacakan puisi memperoleh hasil 24,00% responden sangat setuju, 70% setuju, dan 6 % tidak setuju. Manfaat pengembangan CD-Multimedia Interaktif juga direspon baik dengan 14,00% menyatakan sangat perlu, 70% menyatakan perlu, dan 2,00% menyatakan tidak perlu.

Berdasarkan simpulan penelitian ini, disarankan bahwa hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif perbaikan pengembangan media pembelajaran sesuai dengan fasilitas yang disediakan sekolah. Namun secara khusus, saran dalam penelitian ini ditujukan kepada guru agar senantiasa kreatif dalam mencapai tujuan pembelajaran dengan memanfaatkan media pembelajaran CD-Multimedia Interaktif.

Pengembangan penelitian selanjutnya diharapkan menitikberatkan pada (1) ujicoba dalam kegiatan belajar mengajar, dan (2) pengembangan media pembelajaran berbasis Macromedia Dreamweaver/Autoplay Media Studio Profesional yang memiliki fitur yang lebih komplet. Hal ini disebabkan bahan pembelajaran ini disusun dengan keterbatasan fitur yang disediakan oleh software pengembang, yaitu Microsoft Power Point 2003. Namun memberi nilai plus terhadap pengembangannya karena program ini menjadi open source bagi guru bahasa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: